Senin, 02 September 2019

SIAP CETAK WIRAUSAHA SMK MUHAMMADIYAH KOTA MAGELANG JUARA 2 TINGKAT NASIONAL LOMBA KEWIRAUSAHAAN

Foto Peserta Seusai Penerimaan Piala Kejuaraan

(Magelang, 29/08/19). Dalam rangka Milad ke-55 Univeritas Muhammadiyah Magelang gelar Festival Pelajar Indonesia. Perlombaan yang digelar dalam acara tersebut diantaranya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Lomba Kewirausahaan (KWU), Lomba Akuntansi (AK) dan Moto Fest yang digelar untuk seluruh pelajar di Indonesia.
Dalam kesempatan emas ini SMK Muhammadiyah Kota Magelang mengikuti dua lomba sekaligus, yakni lomba kewirausahaan dan lomba akuntansi. Peserta lomba berasal dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan DIY. Mulai dari Kabupaten Kebumen, Kabupaten Temanggung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Purworejo, Kota dan Kabupaten Magelang serta Wilayah lainnya.
Mempresentasikan produk berupa batik yang diberi brand “BATIK SURYA ECOPRINT” presentasi Business Plan dengan Bisnis Model Canvas (BMC) berjalan gemilang. Batik Surya Ecoprint adalah batik produk SMK Muhammadiyah Kota Magelang yang sedang dirintis untuk menumbuhkan jiwa wirausaha.
Teguh Sugiharto, S.Pd. selaku pendamping kelas kewirausahaan menyampaikan bahwa Dalam presentasi bisnis plan yang dilombakan menggunakan Bisnis Model Canvas (BMC). BMC ini memberikan gambaran yang spesifik tentang sebuah bisnis yang dilakukan agar jelas dalam pemetaan bisnis yang dilakukan. Ada 9 poin penting mulai dari customer segmen hingga cost structure, tegasnya.
Atiningsih, S.Pd. selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa, Kami memang baru saja membuka kelas keriwausahaan untuk seluruh siswa mampu mengembangkan bakat kewirausahaannya sehingga harapan kami mereka sebelum lulus sudah memilik pandangan untuk berwirausaha sehingga lulusan kami siap untuk berwirausaha, sambutnya.
Nama “BATIK SURYA ECOPRINT” sebenarnya terinspirasi dari logo Muhammadiyah yang berupa sinar surya sebagai ciri khasnya. Bahan yang digunakan dalam proses pembuatan batik sebenarnya adalah bahan-bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar.
 “Batik ini memang unik karena selain pembuatannya yang menggunakan tanaman disekitar kita, juga merupakan batik yang setiap pembuatannya menghasilkan warna yang tidak dapat diprediksi, karena tentu saja dalam proses pembuatannya di daun akan berproses secara alami dan motif yang tidak bisa seragam”, ujar Nining Ernawati, S.Pd. selaku guru pembimbing.
“Kami merasa bangga akan pencapaian yang kami dapatkan, namun juga kami jadikan kemenangan kami sebagai motivasi untuk kemajuan kami kedepannya sehingga mampu memberikan lebih baik lagi”, ujar Ani Septiani peserta lomba KWU dari SMK Muhammadiyah Magelang.
Untuk lomba Akuntansi SMK Muhammadiyah Magelang menempati posisi 5 besar.
Menurut Chandra Yulia, S.Pd. bahwa memang dalam pengerjaannya membutuhkan waktu yang lama, karena mengerjakan soal akuntansi ini harus runtut, dan ini adalah pencapaian yang baik mengingat kompetitornya yang juga tak bisa dianggap remeh”, sambutnya.
“Kami bangga atas pencapaian yang diraih oleh siswa yang telah menorehkan prestasi. Harapannya ini dapat menjadi motivasi bagi setiap siswa untuk terus berkompetisi dalam belajar”, tambah Atin.

Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian seseorang tercermin dari cara ia berkomentar. Terimakasih
EmoticonEmoticon